Kamis, 10 Oktober 2013

Tulisan Ngelantur Pagi Ini

Apa lagi yang dipikirkan !
Apa lagi yang ditangisi !
Tak cukup semalaman memeluk tubuhnya yang mulai renta berniat melepaskan penat ?
Kamu sendiri kan yang menilai ?
Tubuhnya memang mulai renta ,
tapi apa pernah kamu melihatnya membiarkan air mata menghapus kecerianmu , kakakmu ,dan adik kecilmu ?Kenapa kamu malah menangis ?
Kamu belum selesai menulis , kita baru saja memulainya .
Baru beberapa kata saja .

Aku sendiri tak habis pikir .
Apalagi beliau yang sejatinya memang patut diberi mahkota dan selempang bertahta "Wanita Tertegar" layaknya Miss Word yang baru beberapa saat menjadi trending topic di pertelevisian Indonesia belakangan terakhir ?
Tapi itu masih terlalu rendah, beliau pasti tak akan rela membiarkan seluruh mata memandang auratnya tanpa syarat dan batas.
Ah, omonganmu ngelantur nak.
Yang jelas beliau akan berada dipuncak popularitas jika dihidupmu kau buat tingkatan-tingkatan layaknya pemenang Moto GP seperti yang sering disaksikan adik kecilmu sampai ia memiring-miringkan tubuhnya mengikuti gaya pembalap internasional itu.
Hehehe sering juga kan kamu mendengar ia berceloteh ringan "Mbak-mbak itu ya yang namanya Mas Oci".. Kemudian kamu hanya tersenyum kemudian berlalu meninggalkannya yang asik dengan tontonannya.

Kembali lagi, dengan tangisan semalam tadi.
Mungkin jika beliau melihat tetesan airmatamu itu ia akan menyesal, bahkan merasa paling menyesal karena telah gagal mencetak seorang manusia tegar seperti sosoknya sendiri. 
"Seperti apa nak masalah yang membuatmu seterpuruk itu ?"
Kamu bodoh, kamu cengeng, kamu berlebihan
!"Bukankah ini tak lebih pelik dari seorang tukang parkir yang kehilangan mobil mewah karena memang sudah diambil oleh pemiliknya ? Tak perlu ditangisi. Memang sudah seharusnya begitu. "
"Apa sebanding dengan bergulung-gulung ombak yang sudah seringkali menghantam dinding tembok reot milik kita ini?"
"Tegar sayang, tegar, seharusnya kamu sudah terbiasa. Ini sama sekali bukan apa-apa bagimu"
Dan apa yang kamu lakukan untuknya? kamu hanya tetap terlelap dalam tempat paling nyaman didunia. Dalam peluknya. Tanpa menjawab apalagi bertindak.
Bahkan mungkin dalam bunga tidurmu, bukan beliau yang menjadi peran utama.
Justru manusia itu,
manusia yang membuatmu berhasil menanggalkan kewajibannya pagi ini hanya untuk membiarkan tangan dan imajinasinya berlarian diatas keyboard demi omongan ngelantur tak bermakna ini.
Semoga, manusia itu tak membacanya
 Padahal untuk sampai disini saja, tadi pagi tepatnya, kamu pergi dengan meninggalkan setumpuk pekerjaan rumah dan membiarkan sarapan pagi diatas meja tanpa menyentuhnya sedikitpun, bukan ?
Apa pernah kamu menyaksikannya secara live bagaimana beliau bangun pagi-pagi buta hanya untuk menghidangkan sepiring sarapan pagi dan segelas susu hangat itu?
Tidak kan? Jelas saja.
Pasti kamu sedang terlelap memimpikan manusiamu itu.
Padahal itu semua untukmu. 
Terus saja membanting pintu jika keinginanmu tak terpenuhi.
Mana mau tau kamu manakala hatinya ikut terbanting bersamaan dengan itu ?
Rasakan saja sendiri, pasti temanmu menulis sekarang ini adalah jutaan cacing penghuni perut yang mulai berorasi meminta sepiring nasi agar segera diturunkan untuk mereka.
Sudahlah !

0 komentar:

Posting Komentar

 
Cenelnel.Com Blogger Template by Ipietoon Blogger Template