Selasa, 18 Februari 2014

Karena Aku Rindu Kamu

Aku menulis diantara serakan kertas dan gaduhnya kepala
Entah ini keputusan yang benar atau salah
Intinya , ini adalah satu dari sejuta cara dungu yang selalu ku pilih untuk sekedar menumpahkan resah diantara jaga

Gaduh ini, Sayangku, adalah karena aku rindu kamu
Resah ini, Sayangku, adalah karena aku rindu kamu
Seringkali begitu , Selalu ? Iya, bisa jadi demikian

Aku mengrenyitkan dahi tanda bertanya pada diri sendiri
Sudah berapa kali kata rindu tersenandung dari lisanku yang sering kau anggap tak berarti
Bukankah baru senja kemarin dia mengirimkan pesan singkat berisi  "Aku didepan rumahmu" ?
Kemudian aku menyambutnya dengan gerutu tanda merajuk, namun kalah telak dengan satu lengkung senyum saja dari bibirnya

Tak ada yang sama didunia ini, bahkan antara diri kita sendiri
Setiap pagi kita dihidupkan kembali pada diri yang berbeda, pada jiwa yang tak pernah sama dari kemarin
Mungkin itu alasan kenapa aku harus menggerutu terlebih dahulu untuk dapat mendatangkan hangat pelukmu kembali
Dan mungkin itu sebabnya, kamu lebih memilih pergi bersamanya ketika aku sedang mengagungkan rasa, dulu..

 
Cenelnel.Com Blogger Template by Ipietoon Blogger Template